Pertambahan Penduduk Lanjut Usia (Lansia)

Penduduk Lanjut Usia

Penduduk Indonesia selama kurun waktu 40 tahun sejak tahun 1970 telah mengalami perubahan struktur. Proporsi penduduk usia di bawah 15 tahun mengalami perubahan menjadi menurun walaupun jumlahnya masih bertambah. Seiring dengan membaiknya kondisi kesehatan, struktur umur penduduk Indonesia juga mengalami peningkatan sebagai dampak meningkatnya angka harapan hidup. Hal ini mempengaruhi jumlah dan persentase penduduk lanjut usia (lansia) yang terus meningkat.

Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia membawa konsekuensi bertambahnya jumlah lansia, karena pertumbuhan lansia di Indonesia akan lebih cepat dibandingkan dengan negara-negara lain. Indonesia diperkirakan mengalami aged population boom pada dua dekade permulaan abad 21 ini. Hal ini tentunya perlu terus di antisipasi karena akan membawa implikasi luas dalam kehidupan keluarga, masyarakat dan negara. Oleh karena itu, lansia perlu mendapatkan perhatian yang lebih baik lagi dalam pembangunan nasional.

Pada tahun 2015, jumlah penduduk Indonesia diproyeksikan akan mencapai angka sekitar 248 juta jiwa. Dengan jumlah penduduk sebesar ini, Indonesia menduduki peringkat ke-4 dunia setelah Cina, India dan Amerika Serikat. Jumlah penduduk yang besar ini jika dikelola dengan baik akan menjadi modal dasar dan aset yang berharga dalam proses pembangunan.

Pertambahan penduduk yang terus-menerus ini harus diimbangi dengan kualitas penduduk, karena bila tidak ada perimbangan antara kuantitas dan kualitas maka hal ini akan menjadi masalah dan beban dalam pembangunan. Untuk itu data dan informasi tentang jumlah penduduk perlu diketahui dengan memaknainya dalam komposisi dan distribusi penduduk.

Tanpa disadari, Indonesia memasuki era penduduk berstruktur tua pada tahun 2000 dengan proporsi lansia mencapai 7,18%. Suatu penduduk disebut berstruktur tua jika proporsi lansia mencapai 7% ke atas. Pada tahun 2005 proporsinya mencapai 8,48%, dan meningkat lagi menjadi 9,77% pada lima tahun berikutnya (tahun 2010). Besarnya pertumbuhan jumlah penduduk lansia pada beberapa tahun mendatang menuntut perhatian yang amat serius dari berbagai pihak, khususnya pemerintah

Dari tabel berikut juga terlihat bahwa pada tahun 2000 jumlah lansia yang tinggal di perdesaan hampir dua kali lebih banyak dibandingkan dengan yang tinggal di perkotaan makin sedikit. Artinya, pertumbuhan penduduk lansia di perkotaan lebih cepat dibandingkan di daerah perdesaan. Pergeseran tempat tinggal lanjut usia dari lingkungan perdesaan ke lingkungan perkotaan diduga akan membawa implikasi sosial ekonomi tersendiri.

Tabel Lanjut Usia

Perhatian serius terhadap penduduk lansia di Indonesia perlu dilakukan tidak saja karena perkembangan yang cepat pada tahun-tahun mendatang, tetapi juga karena pada saat ini beberapa provinsi di Indonesia telah masuk pada era lansia. Proses menua (aging) atau biasa disebut proses lansia adalah proses alami yang disertai adanya penurunan kondisi fisik, psikologis maupun sosial yang saling berinteraksi satu sama lain akibat pertambahan umur.

Penurunan kondisi tersebut di atas bagi seseorang yang telah memasuki masa lansia akan dapat dilihat dari beberapa perubahan:

(1) Perubahan yang tampak pada penampilan bagian wajah, tangan, dan kulit,

(2) Perubahan yang terjadi pada bagian dalam tubuh seperti sistem saraf: otak, sisi perut: limpa, hati.

(3) Perubahan fungsi panca indra: penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa,

(4) Penurunan motorik antara lain berkurangnya kekuatan, kecepatan dan belajar keterampilan baru.

Perubahan yang seperti disebutkan di atas kemudian secara lambat laun mengarah pada kemunduran kondisi kesehatan fisik dan psikis yang selanjutnya akan berpengaruh pada aktivitas ekonomi dan sosial mereka. Dengan demikian apabila seseorang lansia sampai pada kondisi ini maka secara perlahan-lahan akan mengalami ketergantungan kepada orang lain.

Lansia dalam jumlah sedikit atau rasio kecil pada suatu negara, belum menimbulkan berbagai dampak. Tetapi apabila sebaliknya atau rasio lansia cukup besar, maka akan berpengaruh pada struktur penduduknya, dan sudah dapat dipastikan akan membutuhkan perhatian yang serius.

 

Pertambahan Penduduk Lanjut Usia (Lansia)

You May Also Like

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *